Cegah Jantung Koroner Sejak Dini, Dosen dan Mahasiswa Gizi Turun Langsung ke Desa Tualango

Kesadaran akan pentingnya pencegahan penyakit jantung koroner kini semakin digencarkan. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas), dosen dan mahasiswa Jurusan Gizi hadir langsung di tengah masyarakat Desa Tualango, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Selama dua hari (10–11 Juni 2026), tim pengabmas menggelar pelatihan kader kesehatan yang dikemas secara interaktif dan aplikatif. Tidak sekadar penyuluhan, kegiatan ini mengajak peserta untuk memahami langsung bagaimana menjaga kesehatan jantung melalui pola makan bergizi dan deteksi dini.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Desa Tualango bersama Kepala Puskesmas Tilango, menandakan kuatnya kolaborasi antara akademisi dan layanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menariknya, pelatihan ini juga melibatkan mahasiswa Jurusan Gizi. Mereka tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan praktik skrining kesehatan sederhana. Hal ini menjadi pengalaman berharga dalam menghubungkan teori di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Sebanyak 11 kader kesehatan desa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka diajak mulai dari mengukur pemahaman awal (pre-test), mendapatkan materi penting terkait gizi dan penyakit jantung, hingga praktik langsung skrining kesehatan.

Di akhir kegiatan, dilakukan evaluasi melalui post-test untuk melihat peningkatan pengetahuan peserta. Hasilnya diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut menjadi aksi nyata di masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan mampu menjadi agen perubahan—menyebarkan edukasi gizi, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan bersama-sama menekan risiko penyakit jantung koroner di Desa Tualango.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *