Dosen Poltekkes Gorontalo Perkuat Peran Kader Kesehatan di Desa Tenggela untuk Deteksi Dini Penyakit Jantung

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengabmas)  Poltekkes kemenkes gorontalo dari Jurusan Gizi dan Kebidanan sukses menggelar kegiatan penguatan kapasitas kader kesehatan di Aula Kantor Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Juli 2026 ini, mengangkat tema “Penguatan Peran Kader Kesehatan dalam Deteksi Dini Risiko Penyakit Jantung.”

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Tenggela dan dihadiri oleh Sekretaris Desa, petugas kesehatan dari Puskesmas Tilango,  aparat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh kader kesehatan desa. Hari pertama diisi dengan pembekalan materi komprehensif oleh Tim Pengabmas mengenai faktor risiko penyakit jantung serta pentingnya deteksi dini di tingkat keluarga dan masyarakat.

Memasuki hari kedua, para kader langsung diterjunkan dalam sesi praktik lapangan untuk mendukung kemampuan skrining kesehatan di masyarakat. Bentuk pelatihan klinis yang diberikan meliputi teknik pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, kader juga dilatih melakukan antropometri lewat pengukuran lingkar perut, penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), hingga metode wawancara konsumsi pangan menggunakan formulir Food Frequency Questionnaire (FFQ).

Seluruh rangkaian kegiatan ini mendapat respons dan antusiasme yang luar biasa dari para kader. Mereka dinilai sangat aktif dan cepat menguasai keterampilan teknis yang diajarkan demi menunjang tugas pelayanan di posyandu maupun kunjungan rumah.

Kepala Desa Tenggela bapak Nasir Suleman menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kontribusi nyata dari institusi pendidikan ini. Beliau juga mengungkapkan rasa syukur atas hibah paket alat pemeriksaan kesehatan yang diserahkan langsung oleh Ketua Tim Pengabmas  ibu Indra Domili, SKM, M.Kes kepada pihak desa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Tim Pengabmas Poltekkes Gorontalo. Kehadiran program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas keilmuan kader kami, tetapi bantuan alat kesehatan yang dihibahkan juga akan sangat menunjang keberlanjutan program deteksi dini penyakit tidak menular di Desa Tenggela,” ujar Kepala Desa.

Melalui sinergi antara akademisi, aparatur desa, dan fasilitas kesehatan tingkat pertama, kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan angka risiko penyakit jantung di wilayah Desa Tenggela Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo melalui peran aktif kader yang mandiri dan terampil.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *